Suatu waktu,saat matahari tak lagi menampakan pesonanya,gue di pinggiran mall,lagi nunggu cewe gue belanja(sebenernya gue gak punya cewe hahaha) gue liat dua orang pengemis,umurnya sekitar 18tahunan,duaduanya cowo.mereka duduk diluar mall, di samping reruntuhan gedung WTC,deket dengan kolong neraka,saat itu entah mengapa,sifat surga gue muncul,gue deketin dua cowo itu,lalu salah satu cowo nyentak gue "woy lu homo ye"."jangan asal tuduh lu"gue balik nyentak"terus ngapa lu pegang dada gue,sambil jari kelingking lu ngetrail gitu"."oh maaf(emang sifat asli gue muncul,kalo liat cowo :D.oke balik lagi ke topik cerita)"gue pun ngobrolngobrol ama mereka cukup lama,akhirnya gue tau nama mereka,lopi sama pilo.mereka itu adalah dua orang anak yang dibuang oleh orang tuanya,karena mereka suka manja-manjaan dan dianggap pembawa bencana,saat itu juga hati gue tergerak buat cepet-cepet pergi dari itu mall,karena gue tau mereka pembawa bencana.akhirnya gue kasih mereka uang goceng.saat empat langkah gue tinggalin mereka sia pilo manggil gue "WOYYYY,"(kepala gue langsung mandang mereka kaya koboy)
"apaan lu ngasih gue cuma goceng,sampah banget lu"sambung si lopi.mendengar kalimat itu,darah gue naik sampe darah tinggi gue kambuh,gue serang mereka berdua dengan kunai yang gue rebut dari sasuke di episode 207,tapi dengan mudahnya mereka menghindar,si pilo membalas serangan gue dengan semburan tinjanya,akhirnya gue ingat mereka adalah anak buah si buta dari gunung merapi,musuh bubuyutan gue,
gue gak bisa menghindar,gue kena racun tinjanya,akhirnya karena insting mempertahankan diri gue berubah jadi power ranger putih,gue serang mereka dengan serangan senjata penghancur mahluk hidup...bersambung
Tidak ada komentar:
Posting Komentar